Anak-anak: Tentang keras kepala dan sok tau

February 8, 2013 at 10:10 pm Leave a comment

Bagaimana kita melihat seorang anak yang bandel, keras kepala bin sok tau?
Pasti macam-macam persepsi dan pendekatan untuk mengatasi mereka. Sekedar curhat saja, saya sendiri ruarrrr biasa dulu bandelnya, kelahi itu hobi, kabur dari rumah, miras..ehh.. sekarang? NO!
Ya, No more time for unimportant! sudah selesailah itu, sekarang udah mulai bangkotan. kekeek😀
Loch kok gak bendel lagi? oke ikutin critanya😀.
Pertanyaan untuk awalan ini adalah siapa sebenarnya anak2?
Sebagai manusia kita diberikan fikiran, betul? semakin BANYAK PENGALAMAN, semakin dewasalah kita. Jadi, konkritnya, ketika seseorang belum berpengalaman menjalani dan memahami hidup maka dialah Anak2. (Sebagai info, anak 9 tahun saja bisa melahirkan, bahkan ada yang sudah menikah), jadi saya bukan membahas anak2 dari sisi usia, tapi sikap atau cara berfikirnya.

Lalu, apakah anak2 itu berbeda? 
Ya, macam2 anak yang pernah saya temui:
1. Pemalas, disuruh apa aja malas. sesukanya hatinya saja.
2. Pemalas, baru mau kalau di marah. Sebenarnya pinter.
3. Pemalas, keras kepala, suka minta2 dengan ortu. Terutama untuk hal yang belum layak dia terima
4. Rajin kerja/belajar, kalau gak punya temen.
5. Rajin kalau ada temen.

Oke, itu beberapa sikapnya. Nah, paling sulit diatasi itu adalah sikap anak yang nomer 3. Kerana bisa-bisa karena bandel dan keras kepala dia jadi melawan dengan ortu atau bahkan kabur gak tentu arah. 

Bagaimana sebenarnya cara mengatasinya?
Yap, keras kepala itu merupakan hal yang sulit ditanamkan pada diri manusia, dan jika saja kita keras kepala, maka jalan yang berbatu akan terlihat seperti aspal rapi. Itu dia. Biasanya anak2 keras kepala itu otaknya berfikir pendek, maka berikan yang di mau, apa itu? Hal yang sempurna! Misalnya, jika dia kabur dari rumah karena di marah, katakanlah bahwa sebenarnya dia hanya belum paham kalau keras kepalanya itu salah tempat, seharusnya digunakan untuk mengerjakan impiannya dengan jalan kerja keras.

Ketika berdiskusi dengan mereka, janganlah menyampaikannya dengan kata2 yang menyalah2kan, minta pendapatnya tentang permintaannya, kemudian berikan cara2 praktis untuk masalah itu, berikan pengalaman2 yang cocok untuk mengatasi masalahnya. Untuk memintanya pulang, katakanlah kalau sebenarnya sangat mudah menyelesaikan masalahnya, cukup pulang, duduk di kursi, nonton TV sambil makan, katakan juga hal2 yang membuat dia seakan baru menjadi pemenang lomba balab internasional. Itu dia! buat dia semudah2nya melupakan kesalahan, dan menjadi orang yang keras kepala untuk bekerja dengan benar.

Apa masalah utama bagi mediator?
1. Menyisihkan waktu, terlebih kalau orangnya hilang timbul (kaya ketektif gitulah)
2. Harus semangat mesti gagal (alibi, bilang saja karena tips diatas gak manjur :D) 
3. Ketika anda adalah guru yang punya anak bermasalah, habislah semangat anda! karena semagat itu gak mudah dapetinnya.

Kalau tipe2 anak yang lain, Ya kalau malas biarin aja, asalkan ndak kabur dari rumah aja, bisa2 berabe kalau2 itu anak buat macem2 diluar. Hadah2..

Jadi, kuncinya, biarkan anak2 mencari pengalaman untuk mengarungi hidupnya, tentunya tentang hal2 baik, apapun itu!

Sekian, selamat mencoba ramuannya😀

Entry filed under: My self. Tags: .

ILKOM: Mau Kemana? Salamku HORAS! Apa salamMu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Because I Learn CI and Jquery

http://api.jquery.com

http://www.grocerycrud.com

http://Zedwood.com

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

My FB page


%d bloggers like this: