Cuaca Pekanbaru Sehabis Kabut Asap

May 4, 2014 at 12:27 pm Leave a comment

Saya dan seluruh masyarakat di provinsi sekitaran Riau, mereka termasuk Jambi, SuMut, KepRi tentu tidak akan lupa dengan kisah pilu akan kabut asap yang sangat meresahkan sekitar 1 bulan lalu. Sekitar 40rb orang dinyatakan oleh pihak DisKes mengalami gangguan kesehatan ISPA, kegiatan belajar di sekolah di setop, kegiatan ekonomi hancur lebur, terlebih transportasi udara yang memang mati total. Memang kabut asap yang datang perusahaan besar (menurut pihak dinas kehutanan yang akhirnya mengaku setelah didesak Pak Karni Alyas disalah satu talk show di TV) sangat menjengkelkan, bayangkan saja kami menghirup racun 2 bulan lamanya dan sama sekali tidak ada tindakan dari Pemerintah daerah, khususnya Provinsi karena skala kebakaran dan efeknya sangat besar. Walaupun dengan tindakan yang sangat gagap akhirnya asap hilang setelah Presiden SBY datang ke Riau, walaupun setelah presiden kembali lagi ke Jakarta, kabut datang lagi untuk satu mingguan, namun akhirnya reda juga diujung cerita karena cuaca mulai membaik.

Semenjak hujan buatan yang bertubi-tubi dilakukan oleh pihak pemerintah lebih kurang 1 minggu lamanya, akhirnya cuaca mulai membaik. Saya sendiri memperhatikan betul perubahan cuaca hari ke hari semenjak berakhirnya kabut asap, sekitar 2 minggu lalu, awan di atas langit Pekanbaru menggumpal tidak beraturan dan sering tumpah hanya di daerah tertentu saja, istilahnya hujan lokal. Seminggu kebelakang cuaca mulai merata, awan2 mulai berkumpul dan merapat, akibatnya jika hujan memang turun, seleruh kota kena. Mengenai perubahan cuaca, Sepertinya Riau ini memang benar2 ekstrim, mungkin sangat! 3 bulan lalu, hujan tak kunjung tiba hingga 2 bulan yang berakhir pada musibah kabut asap, nah sekarang setiap hari hujan, ya, tiap harinya. Melihat polanya, Pagi hari mulai pukul 7 matahari panas nian, hingga sore hari awan mulai merapat, di jam 7 malam hujan tumpah, jam 9 reda, jam 2 atau subuh mulai tumpah lagi dan berhenti setelah setengah atau 2 jam lamanya. Tentu akan timbul kekawatiran lainnya, apa ini akan jadi bencana baru lagi? yang pasti Pekanbaru dan beberapa daerah di Riau juga adalah kawan lamanya kata BANJIR.

Saya melihat ada group fb yang mempost foto2 kabut asap dari masyarakat, disin https://www.facebook.com/groups/kesahasap/. Mudah2an tidak ada kesah asap di masa2 mendatang, begitu juga dengan kesah banjir, baiknya tak ada juga. amin.

Semoga Tuhan Beserta Kita, menjauhkan kita dari bencana. Doa untuk semua orang yang telah membawa kita kemasa yang lebih baik. Riau jauh dari bencana!

Entry filed under: Earth. Tags: .

Automatic Volume Control PHP, Java, Objective-C, .NET, Python Sucks?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Because I Learn CI and Jquery

http://api.jquery.com

http://www.grocerycrud.com

http://Zedwood.com

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

My FB page


%d bloggers like this: