Archive for June, 2014

Sending Android Push Notifications from PHP to phonegap applications

Gonzalo Ayuso | Web Architect

Last days I’ve been working within a Phonegap project for Android devices using Push Notifications. The idea is simple. We need to use the Push Notification Plugin for Android. First we need to register the Google Cloud Messaging for Android service at Google’s console, and then we can send Push notifications to our Android device.

The Push Notification plugin provides a simple example to send notifications using Ruby. Normally my backend is built with PHP (and sometimes Python) so instead of using the ruby script we are going to build a simple PHP script to send Push Notifications.

The script is very simple

And the whole library you can see here:

Maybe we could improve the library with a parser of google’s ouptuput, basically because we need to handle this output to notice if the user has uninstalled the app (and we need the remove his reg-id from…

View original post 18 more words

Advertisements

June 28, 2014 at 1:42 am Leave a comment

Masalah Utama SoftDev

Ketika programmer bekerja untuk klienya, ada 3 masalah:
1. Memahami blue print softwarenya – In detail description
2. Creating code in development process
3. Dumbest buggy bulky programming skill

Tapi, diatas semua masalah itu, revisi tak terkendali (prasangka) dari klien adalah MASALAH UTAMA!
Trust me, its suck.
#nekadProgramming

June 20, 2014 at 12:07 am Leave a comment

Facebook Is Down

Facebook page

Facebook page

5 Menit lalu facebok down, sekarang udah bisa diakses kembali.
Yep, bahkan raksasa juga bisa “jatuh-bangun”, apalagi shared hosting 😀

#facebookdown

June 19, 2014 at 3:37 pm Leave a comment

Ngomongin Javascript

Diskusi tentang bahasa pemrograman umum (general purpose ProgLang) memang tiada habis serta tak akan kandas sampai kapanpun. Serius, contohnya, biarpun BASIC dan dan FORTRAN sudah sangat jadul tapi sampai sekarang masih sering dijadikan sumber cerita yang menarik setiap ada topic komparasi proglang. Yah, semacam sejarah dunia gitulah, selalu diungkit2 dua bahasa fosil itu :D. Ouch, lupa! Kan lagi ngomongin Javascript. Yah, javascript adalah salah satu bahasa pemrograman client side (Action Script) (kernelnya di embed di browser). Itulah definisi kaku sewaktu jaman orde baru :v. Sekarang bahasa ini tidak hanya dipakai untuk client side saja, tapi juga sudah menjadi bahasa general porpuse yang dipakai di sisi server. U no Node.js, yep ProgLang yang disebut punya kemampuan untuk melakukan pekejaan layaknya proglang PHP, Java dan kawan-kawan.

Prospek
Melihat dari keberhasilan HTML5 dan Node.js yang sudah dipakai secara luas, bahkan implementasi langsung oleh Company semacam Facebook dan kawan-kawan, tentunya masa depannya cerah. Javascript dapat berjalan baik di komputer desktop, tablet ataupun smartphone (HP jadul juga?). Atau ini http://brandonalexander.com/rosnodejs/.
Terus, apakah saya yang baru belajar proglang bisa langsung belajar bahasa ini?
Tentu bisa, tapi tidak recomended! kenapa?
Alasannya karena proglang ini adalah mahluk tempat berkumpulnya konsep terbaik dan terburuk dari semua konsep yang ada. Walaupun demikian. dalam banyak topic komparasi proglang, jarang sekali yang mengungkit2 kekurangan javascript, hehehe 😀 Lucu!
Sebaiknya baca buku ini (ditulus oleh salah seorang periset senior Javascript)
http://www.oreillynet.com/pub/a/javascript/excerpts/javascript-good-parts/awful-parts.html
Oleh karena itu, lebih baik belajar bahasa yang lebih mudah dulu, misalnya C, PHP atau basic.

Level pada Javascript
Saya sendiri sangat terganggu dengan proglang ini, sering sekali membuat pusing 7×2 keliling! 😀 Terang aja, konsepnya aneh sekali, membuat bingung saja. Jadi sebenarnya bagaimana tentang level pada Javascript ini?
Saya sendiri masih hanya sebatas untuk memudahkan user interface saja atau koneksi form (AJAX) saja. Itu karena saya tidak menyukai design grafis. Javascript sendiri adalah bahasa wajib bagi Web Designer yang bakal sangat berguna untuk membuat interface lebih menarik, terlebih sekarang sudah ada HTML5, proglang ini semakin gencar implementasinya.

So, ada yang nekat? 😀

June 5, 2014 at 8:51 pm Leave a comment

PHP, Java, Objective-C, .NET, Python Sucks?

Aku, sering ketemu debat programmer di forum2 yang membahas tentang komparasi antara proglang satu dengan lainnya. Terkadang aku sendiri yang cari, kadang2 memang muncul sendiri dipermukaan media online 😀 dan terpaksa (?) dibaca.

http://blog.codinghorror.com/php-sucks-but-it-doesnt-matter/

Seru memang, masing-masing punya argumen menaik-turunkan kemampuan proglang yang mereka usung itu. Tapi terkadang memang kelihatan lucu bin lawak. Semisal, ada yang bilang PHP itu tidak berguna, blala..blala..(dijelaskan dengan fakta sampai 10 lembar HPS), lah kenyataannya PHPlah yang paling berguna untuk saat ini di dunia web development. Ya, siapa yang tak tau Facebook, Wikipedia, WordPress, Drupal, Yahoo, Google (masa2 awal), semuanya itu didevelop dengan PHP. Teknologi PHP sendiri sekarang sudah sangat maju berkat keinginan para engineer agar proglang satu ini tetap exist (https://duckduckgo.com/?q=hhvm).

Banyak yang tidak suka dengan framework .NET, eh tapi paling rajin post topic di stackoverflow.com, ada yang gak suka Java, eh suka twit-twat di twitter dan facebook. Begitu juga dengan silly space di python, tapi sekarang bahasa no 1 di Google. Ada juga yang gak suka Objective-C, eh, Mac, IOS dibangun dengan proglang ini.
Menurut aku sih sebagai pengguna proglang, semua tergantung dengan Apa dan Berapa ketika dihadapkan dengan project. Kalau semua pas, semua bisa diatur, Intinya, hepeng na mangatur :D.
Ini hanya persepsi, tidak ada tindakan memberi evidence.

June 4, 2014 at 9:39 pm Leave a comment


Because I Learn CI and Jquery

http://api.jquery.com

http://www.grocerycrud.com

http://Zedwood.com

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d bloggers like this: