Archive for October, 2014

Flashdisk Mini

Berdasarkan pengalaman pribadi, hanya 1 dari 5 flashdisk yang rusak karena kesalahan pemekaian, 4 lainnya karena hilang (atau dihilangkan?). Sampai sekarang saya hanya melakukan safe reject procedure untuk flashdisk untuk flashdisk orang yang saya pinjam atau terpasang ke komputer saya, kalau flashdisk itu punya saya, tak perlu reject-reject, cabut saja. Beberapa teman menyarankan untuk safe reject, karena katanya data didalamnya bisa hilang, berkurang dan semacamnya. Namun saya sendiri belum pernah mengalaminya, kalau masalah kerusakan software, paling-paling karena memang flashdisknya bervirus, mulai melambat, korup dan sebagainya, saya tidak terlalu kawatir. Saya pernah mengalami kerusakan pada flashdisk hingga tidak bisa dibuka lagi, tetapi itu bukan karena kesalahan pemakaian, tapi karena memang port komputernya yang tidak korslet dan merambat ke flashdisk saat dipasang ke port tersebut.

Sekitar 2 minggu lalu saya membeli satu flashdisk, merk TOSHIBA berkapasitas simpan 8GB.

Tampak Muka

Tampak Muka

Ukurannya mini, yang termini dari semua flashdisk yang pernah saya lihat. Tepatnya 4,20 x 1,20 x 0,20 cm (panjang x lebar x tebal).

Tampk belakang

Tampak belakang

Pengalaman pertama adalah terkesima dengan tampilannya, dalam fikir saya, flashdisk akan sangat membantu, terlebih memang mudah menyimpannya kedalam kantong celana, tetapi dari kelebihannya yang tidak banyak itu, ternyata ada masalah-masalah lain:

  1. Ukurannya yang tipis, hanya 20mm, membuat saya kesulitan setiap saat memasangnya ke port usb komputer/laptop.
  2. Hari ke 11, sudah minta format ulang, untung saja data di dalamnya hasil copy dari komputer, sehingga masih ada data masternya. Amin.

Nah, pada saat dia minta format ulang itu, sebenarnya saya melakukan safe reject (telan ludah sendiri 😀 ) karena data didalamnya penting, jadi saya agak cemas untuk langsung main cabut 😀

Sampai disini, belum ada sentimen yang saya utarakan mengenai flashdisk ini. Silahkan menilai sendiri!

Advertisements

October 4, 2014 at 6:16 pm Leave a comment

Tampilan Toko Online

Flat Design

Flat Design Website Lazada.co.id

Salah satu pemikat calon pembeli untuk mampir atau berbelanja di toko online adalah user experience-nya (UX), penting sekali bagi pemilik toko online memperhatikan hal ini. Pemilik website harus berusaha membuat halaman websitenya enak dilihat dan mudah digunakan untuk menengok konten dari website tersebut. Masing-masing website punya cara sendiri-sendiri untuk menampilkan etalasenya, mulai dari ukuran gambar produk, pemilihan warna halaman, hingga tombol-tombol.
Setelah berkunjung ke beberapa toko online raksasa, saya merasa ada yang berubah mengenai konsep tampilan halaman maupun etalasenya, sepertinya sekarang lagi booming flat design, ya, flat design ala microsoft windows. Selain itu, ada yang hilang dari tampilan produk-produk yang dijejerkan di etalase, ya, tombol beli atau detilnya tidak ada. Mungkin saja saat A/B testing UX, tombol ini tidak memberikan hasil yang siknifikan, sehingga pemilik website hanya menampilkannya setelah produk diklik untuk menampilkan detilnya.

Amazon

 amazon   
AliExpress

aliExpres
Bhinneka

bhinneka
Elevenia

elevenia
Lazada

lazada
Tapi, pertanyaan saya, apa iya bila ada tombol ini maka akan sepi pembeli? Apakah pembeli tidak jadi bingung karena tombol belinya hilang? Ya, jadi seperti toko online yang tidak profesional, seperti berdagang di blog blogspot gitu deh. Kita lihat sahaja, berapa lama design ini akan bertahan. Catat ini tanggal 2 Oktober 2014!

October 2, 2014 at 9:57 am Leave a comment


Because I Learn CI and Jquery

http://api.jquery.com

http://www.grocerycrud.com

http://Zedwood.com

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d bloggers like this: