Kukira Itu Mendung

September 30, 2015 at 7:55 pm Leave a comment

Tiap-tiap hari aku masih saja penasaran
Apakah hari mendung? Mungkin segera hujan
Kudapati siang begitu usang
Bagai foto lama yang lebih sering hilang

Di sini kami menjadi pesakitan
Dibakar habis semua hutan-hutan
Teso nilo segera menjadi kenangan
Madu sialang lenyap dari buah tangan

Memang apa salahku?
Kau umbar-umbar asapmu menghalang-halangi langit biruku?
Hampir setahun kau olok-olok kami
Kau Siperusak lumbung padi!

Apakah upah tikus jahat?
Tempat penjagalan orang-orang jahat!
Berjuta-juta orang ditelan serigala
Yang punya pedang ketawa-ketiwi saja

Ampun sembah kami pada Yang Kuasa
Gunung Batu Yang Perkasa!
Tempat pengungsian orang-orang sesak tak berdaya.

 

NB: Memperingati 18 Tahun Kejahatan Pembakaran Hutan Sumatera-Kalimantan.

Entry filed under: Earth. Tags: .

Nafsu Kecupan Terakhir Windows 10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Because I Learn CI and Jquery

http://api.jquery.com

http://www.grocerycrud.com

http://Zedwood.com

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

My FB page


%d bloggers like this: