Posts filed under ‘Computer SW’

Sekuritas Akun Google

Google sebagai raksasa teknologi IT banyak menawarkan aplikasi-aplikasi tepat guna bagi pengembang software, khususnya website development. Teknologi yang dikembangkan berubah begitu cepat layaknya kilat, jika telat sedikit saja membaca update software, maka bisa dipastikan aplikasi yang kita buat menggunakan layanan dari google (API) tidak berjalan.

Dalam developmen website, saya sendiri menggunakan beberapa layanan dari Google, salah satunya adalah API Google Analytics (GA). GA sendiri berguna bagi Administrator untuk melihat trafik yang mauk ke websitenya. Website yang kami kembangkan menggunakan API tersebut sehingga Administrator website dapat melihat fungsi GA tanpa harus login ke account Google-nya, cukup dari halaman Administrator saja. Aplikasi yang dikembangkan dengan API GA ini dulunya sering memusingkan, karena website yang setup berada pada server di USA, sedangkan pada waktu pembuatan account google untuk mendaftar GA menggunakan akses dari Indonesia, akibatnya layanan Google memblokir akses API GA dari website, karena beda lokasi (geografinya).

Aktifikas lokasi akses ke account Google

Solusi apabila Google mencegah akses dari website yang menggunakan APInya ialah dengan mengaktifkan mode “Akses untuk Aplikasi Kurang Aman”.

Setelan untuk mengaktifkan Akses untuk Aplikasi Kurang Aman

Setelan untuk mengaktifkan Akses untuk Aplikasi Kurang Aman

Memang akan sangat beresiko bagi keamanan account yang digunakan, namun aplikasi must go on šŸ˜€ , mau bagaimana lagi, kalau tidak begini, maka aplikasinya tidak jalan.

Secara pribadi, panduan penggunaan pada layanan yang begitu banyak dari Google baiknya ditulis dengan format BOLD, karena memang tidak bisa dipahami secara reflek. Layanan yang super banyak seperti ini memang bukan hanya milik Google, beberapa pemain besar seperti Microsoft dan Amazon Web Service (AWS) memang kerap membuat saya bingung, alhasil harus menghabiskan berjam-jam untuk membaca manualnya.

Advertisements

November 13, 2014 at 11:34 am Leave a comment

Untuk Teman IT: Wanna Be IT Rock Star

What is IT? Bukankah saya sekolah jurusan IT dan sudah pasti saya digolongkan orang dengan skill IT?. Not exactly true! Why?
IT memang punya banyak cabang, mulai dari programmer, software engineer, sistem analyst dan sdb, pertanyaannya, dimanakah posisi anda sekarang? dan apa2 saja step yang harus dijalani untuk menjadi rock star?
rockstar-star-logo[1]
Kali ini kita batasi dengan tingkat pendidikanĀ  dulu.
1. SMK jurusan IT (RPL dan TKJ): pada masa ini anda lebih banyak menggunakan kemampuan motorik, misalnya bermain dengan obeng atau coba-coba menjalankan software yang baru anda donwload. Saran saya untuk masa-masa ini adalah perbanyak kemampuan dalam penggunaan dasar algoritma kemudian terapkan cukup ke satu bahasa pemrograman. Ada apa dengan bahasa pemrograman yang lain? Memperlajari terlalu banyak term/sintax di awal2 ini akan membuat kitaĀ  terlalu banyak menghabiskan waktu, padahal secara umum semua bahasa pemrograman sama saja, mereka mentraslate dari algoritma berupa sintax, ingat, tidak ada programmer yang bisa hidup tanpa buku manual bahasa pemrograman. Jadi, jangan kemana2 dulu, pelajari saja membuat sebuah aplikasi untuk menerapkan macam-macam algoritma dasar yang dipelari sebelumnya. Pada masa ini anda disebut beginner programmer, walaupun mungkin saja sudah banyak aplikasi yang dibuat.

2. Tahun2 Masa Kuliah: Pada masa ini kita akan betul2 merasakan transformasi dari penggunaan motorik ke arah analisis, baru sadar kalo pelajaran matematika akan benar2 kepakai disini. Mata kuliah akan seperti tsunami banyaknya, tapi bijaklah dalam memilihnya. Karena kita sudah paham pemogramman, sebaiknya cukup sisahkan waktu untuk pemrograman 40% saja, sedangkan sisahnya belajar algoritma tingkat lanjut, mulai dari Algoritma heuristik hingga meta-heuristik, eits, jangan sampai tidak serius di statistik. Selanjutnya carilah penelitian2 berupa skripsi dan artikel tentang implementasi masing2 algoritma tersebut, pastikan anda sudah mampu membuat aplikasi sederhana untuk beberapa algoritma yang anda pejari tersebut, percayalah, hidup ada akan baik2 saja kalau mengikuti saran ini tanpa rasa pilu yang berarti :D. Pada tahap ini anda sudah menjadi programmer intermediate/ lanjut.

3. Analisis aplikasi berdasarkan pada bisnis, disini kita mulai masuk pada ranah Software Engineer yang memperhitungkan dengan simulasi pada setiap rencana.

Gunakanlah google sebaik2nya dan jangan lupa berdoa :D.

June 30, 2013 at 2:40 pm Leave a comment

Programming: Hobi vs Serius

Q: Apakah programming itu mudah?
A: Iya, mudah
Q: seberapa mudah? Bisa buat apa saya dengan kemampuan logika dasar dan pengetahuan minim ini?
A: Seberapa mudah juga aplikasi yang akan anda buat, bahkan kemampuan dasar anda itu bisa buat facebook versi awal, tapi mau buat facebook versi awal? kapan bisa bersaingnya?

Dalam setiap satu pekerjaan saya melihat ada 2 kubu aktor disitu, yang pertama ada orang yang mengerjakannya hanya hoby dan ada yang menganggap hal itu sangat serius dengan berbagai tantanganĀ  dan aturannya. Hal ini juga terjadi pada dunia geek, orang yang serius dengan programming memilih berpandangan bahwa segala sesuatunya harus dalam ukuran yang presisi dan konsisten, ya so pasti basicnya matematika, padahal jika memng mau maju dan tidak disalahkan seperti itu, hanya cukup melakukan perancangan yang matang dan koding yang konsisten saja sudah cukup menjadikan kita lebih profesional, jadi tidak selamanya hobbiers menjadi bulan2an seriousers.

June 9, 2013 at 11:23 am Leave a comment

Quote of this year

If you donā€™t understand interpreters, you can still write programs; you can even be a competent programmer.But you canā€™t be a master.

Source: essential of programming languages

June 4, 2013 at 10:17 pm Leave a comment

RESTful? Jangan pakai PHP!

Salah satu terobosan yang membedakan jaman bagi para programmer adalah teknik programming dan data retrieval, diteknik programming ada OOP sebagai pengganti prosedural, lebih dekat lagi ke web developement, sekarang dikenal konsep Model View Controller (MVC), sedangkan dari data retrieval, sekarang lagi PERANG API (API War). Konsep yang unik untuk memungkin data yang ada di suatu program dapat diakses dengan batasan yang ada pada API itu, sehingga program kita bisa setenar Facebook dan kawan2nya, tiap website sudah bisa dipastikan ada tombol like dan share (kecuali website jaman purba :D).

Latar belakang tersebut membuat developer berlomba2 memperlajari pembuatan API dengan RESTful, namun tidak untuk Developer PHP, Proses interpreter dan rendering di PHP membuat API menjadi lambat serta membutuhkan resource yang tinggi, maka datanglah berbagai statement meninggi dari Java Fanboy! No, sory yau.. sekarang udah ada yang namanya HIP-HOP, barang buatan Facebook untuk meningkatkan kemampuan layanan bagi program berbasis PHP.

HIP-HOP memang jalan keluar, tapi setelah membaca ini, maka harus lebih mempertimbangkan lagi untuk membuat layanan dengan RESTful berbasis HIP-HOP PHP (HPHP).

Namun kalau difikir2, yah bener juga sih, wong kita mau buat service go mass, yah harus punya resources di server yang gede juga, kalau nekat, yah tunggu jebol si-server :D. Jadi gimana? Tetep pakai PHP+HIP-HOP šŸ˜€

Benchmark HPHP: http://php.webtutor.pl/en/2011/04/02/hiphop-for-php-bechmark-english-version/

http://stackoverflow.com/questions/3033310/has-anyone-used-hiphop-for-php?rq=1

May 25, 2013 at 10:06 pm Leave a comment

Journey of Virus di Sistem Operasi

Menyoal tentang perjalanan virus, tapi maaf, tidak membahas mulai dari jamannya founding father of OS. Kenapa virus menjadi fokus? karena sudah semakin banyak saja ragam OS, mulai dari server sampai TV, semuanya peralatan elektroni mulai pakai OS, apalagi semenjak Android berkelakar, banyak sekali yang menggunakan OS, misalnya camera. Masalahnya virus dan pembuatnya pun selalu menjadi misteri, siapa yang buat? atau siapa yang pesan? Tapi, tampaknya masalah virus yang paling populer tampaknya pada executable programnya, selalu begitu, lihat Windows, lihat Android, punya masalah yang sama, bandingkan dengan OSX dan Linux, lebih aman, walau Unix jauh lebih aman.
Tapi tetap seperti kata yang tua2, “keleluasaan dan kenyamanan selalu berbanding terbalik dengan keamanan” šŸ˜€

Referensi: 1.Ā http://www.securityfocus.com/columnists/188

2. http://www.kaspersky.com/about/news/virus/2013/99_of_all_mobile_threats_target_Android_devices

3.Ā http://androbana.blogspot.com/2012/06/5-jenis-virus-android-yang-paling.html

March 25, 2013 at 12:01 am Leave a comment

Banyangin jika punya bejibun kolom di table, malas hitung, pakai ini !

SELECT count(information_schema.columns.column_name)
FROMĀ Ā  information_schema.columns
WHEREĀ  information_schema.columns.table_schema = ‘NAMA DB’
ANDĀ Ā Ā  information_schema.columns.table_name = ‘NAMA TABLE’

Return dari script itu ada ‘Jumlah kolom (Integer)’.

July 6, 2012 at 3:15 pm Leave a comment

Older Posts


Because I Learn CI and Jquery

http://api.jquery.com

http://www.grocerycrud.com

http://Zedwood.com

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d bloggers like this: