Posts filed under ‘Kotaku’

Mengenai Kebakaran Itu dan Kewaspadaan Kita

Sekitar 2 minggu lalu, terjadi peristiwa yang menyedihkan, sebuah kebakaran terjadi disalah-satu tempat di Kota Pekanbaru, tepatnya di persimpangan trafict light Jl. Durian-Arengka I. 9 orang dikabarkan meninggal dunia akibat tidak dapat melarikan diri pasca kejadian tersebut, terdiri dari anak2, perempuan dan laki-laki.

Analisa

Melihat dari kejadian tersebut, mulai timbul kecurigaan tentang penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Mendengar dari desas-desus penyeledikan polisi dan beberapa komentar tokoh masyarakat, mulai dilakukan penelitian dan investigasi terhadap semua sumber informasi yang dapat digali. Salah satu isu menyatakan bahwasanya kebakaran terjadi akibat masalah bisnis. Semingguan ini saya mulai mengait isu tersebut dengan isu2 yang mirip. Misalnya, terjadinya kebakaran pasar tradisional Ciek Puan yang selama saya tinggal di Pekanbaru ini, sudah lebih dari 4 x terjadi kebakaran.  Ternyata pada tahun 2012 mulai kelihatan apa tujuan dari musibah2 yang dibuat2 itu, apalagi kalau bukan pembangunan gedung yang baru, namun hingga saat ini, pasar itu masih beraktifas, walaupun sudah tergencet dengan gedung2 tinggi disekitarnya, semisal Mall Matahari. Begitu juga yang terjadi dengan rumah kerabat saya, yang pada akhirnya memang ingin membeli lahan untuk pembangunan ruko.

Kembali ke cerita sebelumnya, melihat dari lokasi kebakaran itu, terlihat memang pada posisi tanah emas, selain itu bangunannya juga sangat mencolok jika dibandingkan dengan bangunan ruko disekelilingnya. Tepat didepannya, mulai dibangun ruko, diseberang jalan yang dulu ada bangungan sederhana sudah dirobohkan dan dibangun ruko.

Tambahan: Pekanbaru adalah ibu kota provinsi Riau. Dimulai tahun lalu, sebuah proyek multiyears pembangunan jalan toll dari dumai ke Pekanbaru dimulai, yang artinya, kota ini akan menjadi jakartanya pulau Sumatera, Riau langsung berhubungan dengan dunia luar, tepatnya Malaysia dan singapura.

Berdasarkan gambaran kejadian dan kait-mengait dengan isu2 serupa lainnya, dalam benak, saya mulai gusar, mulai membaca-baca apa yang nak terjadi. Bilamana Pekanbaru nanti semakin pesat pembangunannya, satu hal yang saya takutkan, yaitu arogansi pemilik pitih untuk menguasai daerah yang menggunakan segala bentuk cara sehingga tiada tempat bagi orang Pekanbaru untuk tinggal nyaman di kota kami yang kecil mungil (becandanya, gak akan ada orang tersesat di kota kecil ini).

Waspada

Bilamana satu masa nanti, dengan melihat sekeliling, melihat pembangunan yang membuat rumah/tempat kita mulai tak seragam dengan yang dominan, kemudian ada yang menawar-nawar untuk pindah dan menjual tempat kita itu, aku sarankan untuk segera cepat berfikir mencari tempat tinggal lain, sebab nyawa kita lebih berharga. Segera saja buat deal dengan angka yang pas kemudian bisa pindah dan membangun di tempat lain. Tentu kita sudah belajar dari yang lalu-lalu, tahu bahwasanya manusia itu lebih berbahaya dari setan, sebab dia nyata lahiriahnya dan kita tidak mau mati konyol sebab si manusia tukang panggang itu.

Ceritera ini hanya imajinasi liar saya, tidak untuk menuding siapa2. Tetapi dengan analisa, kita bisa lebih waspada terhadap perubahan disekitar kita.

Advertisements

March 18, 2014 at 10:58 pm Leave a comment

Nasib Pekanbaru

Apatis, banyak yang apatis. Muak, semua pada muak, kecuali yang tidak.
Sebaiknya bagi kita yang tinggal di Pekanbaru ini tidak usah muak, kenapa? Ya, kalau kita muak, gak ada tempat yang asik untuk refreshing. Pasalnya, pergi kekiri, ketemu ruko, kekanan, ruko, muka, depan belakang, shit!
Ada beberapa hal yang membuat kita muak dengan Pekanbaru ini, beberapa diantaranya:

  • Tata kota (termasuk Lalin, Ruko, Banjir, Amdal)
  • Waralaba
  • Wisata

Tata kota (termasuk Lalin, Ruko, Banjir)
Dulu kita tak kenal macet, ndak pernah salah jalan, ya, karna macet maksudnya, lah sekarang, kalau udah kena macet, wadoh, bisa sampai 3x putaran lampu merah. Saya percaya, bahwa kemacetan ini bukan karena besarnya volume kendraan sekarang ini, tapi karena tata jalur yang tidak efektif. Contoh; di Jalan arengka 1, simpang Jalan durian tidak pernah macet parah, setelah diperlebar sampai 2 kali lipat, ternyata jadi macet, kenapa? Ya, karena bukan memperlebar jalan itu solusi anti-macetnya, tapi karna jalur keluar masuk dari Jalan riau, labuh baru timur ke Sigunggung diblok dan harus lewat dari lampu merah, itu biang masalahnya! Sial, masa’ tukang insinyiur gak ngerti ini! kemana aja itu orang, hadoh!
Masalah banjir, lucu banget nih. Ada keluarga saya yang tinggal di Panam, disalah satu perumahan. Kebetulan memang daerah lebih rendah dari daerah lainnya disana dan anehnya, kenapa masih dijadikan bangunan perumahan oleh developer, akibatnya banjir pun jadi sarapan dan makan malam yang pahit. Dimana lucunya? ternyata masih didaerah yang sama, ada developer yang bangun hunian (cluster) yang lebih tinggi tempatnya, artinya sama saja membuat danau dirumah tetangganya. Haiyah! siapa yang ngasih ijin lagi ini? kalau di Jakarta tanah dibeli pemerintah, di Pekanbaru, ya mimpi sajalah 😀

Waralaba
Setahun ini adalah tahun yang berat untuk wong cilik di Pekanbaru, tidak ada walikota yang baik, semua hanya mimpi setelah pemilihan walikota dulu, saya sih cuma bisa senyum. Kemarin pedagang dihadang sama pasukan dengan pentungan, seperti maling. Disuruh pindah ke tempat baru yang SANGAT TIDAK LAYAK. Lihat pasar yang dibangun swasta dengan izin pemerintah untuk RAKYAT di pasar jongkok sana, muak..muak..muak, bandingkan dengan izin Waralaba Indomaret dkk, mewah! setiap 200 meter ada makluk itu. Terlebih saya belum pernah dengar ada bangunan waralaba yang kebakaran, kalau pasar rakyat, bisa 3 kali setahun kebakarannya. Adoh!

Wisata
Kita tahu kalau pekanbaru ini tempat yang datar2 saja, tidak seperti Bukit tinggi atau Padang sana, kalau ada kelurga yang berkunjung, pasti kita bingung mau di bawa keliling kemana, Mall (pasar)? masa’ dibawa kepasar, apa lagi? ndak ada yang manarik. Di Pekanbaru katanya ada benda termewah se-Sumatera, tapi setelah kesana, eh banyak yang retak2. Tempat sekitar pun tidak produktif, seharusnya kalau sudah ada stadion megah seperti itu, didukung dengan tempat kongkow yang green, jadi masyarakat bisa rekreasi disana.

Itu masih sedikit cerita kota ini, walau begitu, ada survey yang bilang Pekanbaru ini kota paling cocok untuk Ibu kota Negara. Entah jadi apa lagi Pekanbaru ini nanti kalau sempat jadi.

February 2, 2014 at 11:20 pm Leave a comment

Pekanbaru: a timeline summary

Reality: http://www.sagangonline.com/baca/Kabar/248/kota-tanpa-identitaskah

VS

Proud of: http://bappeda.pekanbaru.go.id/berita/405/pidato-di-paripurna-hut-pekanbaru-ke-226-walikota-paparkan-berbagai-kemajuan-kota-pekanbaru/page/1/

July 28, 2013 at 10:39 pm Leave a comment

Patung Tugu Zapin, Enaknya di Pandang Dari Mana ?

Sudah hampir seminggu ini saya melihat tugu yang hampir sebulan di tutup karena kegiatan pembuatan ulang patung, hari ini dengan beberapa hari lalu juga tampaknya ada perbedaan, sekarang tugu itu sudah berwarna biru (saya kurang paham warna-semua warna bahkan, lebih parah warna biru ato hijau). (more…)

December 28, 2011 at 7:47 am 2 comments

Traffic Light Yang Membingungkanku..

Sepertinya dalam setiap post saya selalu membahas mengenai apa yang saya temui diperjalanan, Ya, karena hari saya yang selain di ruangan cuma ada sewaktu dijalanan, tepatnya sewaktu berkendara, kali ini mengenai traffic light yang buat saya sedikit bingung dlam perjalanan ke tempat kerja ketika melalui jalan dibundaran depan kantor gubernur, kemarin saya perhatikan untuk lampu hijaunya di hitung mundur,tapi hari ini saya perhatikan sepertinya terbalik, yaitu dihitung maju, loch kok begitu ?

Salahnya dimana ? Mungkin memang begitu pengaturannya, atau memang error !? Sepertinya bukan traffic light itu aja yang membuat saya bingung, trafific light di persimpangan jalan durian dan bakti juga error, masalahnya lampu hijau dan lampu merah hidup berbarengan, sedangkan lampu kuningnya mati. Jadi bagaimana ini ? Ya pandai-pandai sajalah, asal jangan nubruk..hehe..

November 29, 2011 at 5:01 am Leave a comment

Pak Plis, Lambaianmu Mengherankanku ..

Sontak saja tadi pagi sewaktu diperjalanan ke tempat kerja saya sedikit terkejut, saya memperhatikan jalan yang saya lalui dengan seksama. Sewaktu melewati jalan protocol yang sibuk dengan lalu lalangnya kenderaan juga tidak tertinggal mr. Pak plis yang juga sedang sibuk dengan pandangannya ke seluruh ruas jalan. Ketika saya berada pada satu ruas jalan yang sedang di atur oleh mr. Pak plis, saya memperhatikan ada hal yang sedikit membuat lucu, lambaianya dari mr.Pak plis kok loyo banget. Malah saya fikir si mr.Pak plis sedang memanggil saya untuk berhenti di pinggir, ternyata tidak, memang sepertinya mr. Pak plis dan mrs.Buk plis sekrang sepertinya sudah hilang kegagahan dan disiplin dalam aktifitasnya, apalagi hal strategis seperti pada lalu lintas, bisa saja arahan yang di berikan oleh mereka tidak atau sulit dipahami oleh orang yang sudah mengerti gerakan-gerakan mengatur lalu lintas.

Sekali lagi, tolong donk jangan melampai lebay sewaktu di jalan raya mr. Pak plis yang kian lesu..hehe..

November 28, 2011 at 8:21 am Leave a comment

Mari Berpesta di PON Riau 2012

Sekarang suda tanggal 21 November 2011, tepat 292 hari lagi akan dilaksanakan pesta olahraga tingkat nasional di Riau, seluruh kontingen dari tiap-tipa provinsi berkumpul untuk berpartisipasi mengikuti ajang yang menarik ini. Se buah tugu pun sudah di lekatkan tepat di tengah kota Pekanbaru yang berdekatan dengan kantor Gubernur Riau sebagai penanda dan menghitung mundur waktu pelaksanaan lomba diadakan.

Kalau PON menarik, so..yang menarik dari PON ini apa yach .. Jualan mungkin, jadi cheer man, sekedar nonton dan support kontingen masing-masing ? Mudah-mudahan nanti dapat berjalan tanpa hambatan hingga selesai. Eits..Jangan lupa nonton gulatnya :D..hehe..

November 21, 2011 at 9:05 am 3 comments

Older Posts


Because I Learn CI and Jquery

http://api.jquery.com

http://www.grocerycrud.com

http://Zedwood.com

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d bloggers like this: